Bangun Ruang dan Datar
- Berikut sifat-sifat kubus:
- Mempunyai 12 rusuk yang sama panjang.
- Mempunyai 6 sisi yang berbentuk persegi.
- Mempunyai 8 titik sudut.
- Berikut sifat-sifat balok
- Mempunyai 12 rusuk.
- Rusuk yang sejajar sama panjang.
- Mempunyai 6 sisi yang berbentuk persegi panjang.
- Mempunyai 8 titik sudut.
- Gambar jaring-jaring kubus dan balok

- Sifat-sifat pencerminan adalah sebagai berikut.
- Jarak benda terhadap cermin sama panjang dengan jarak cermin ke bayangan.
- Tinggi benda sama dengan tinggi bayangan.
- Besar benda sama dengan besar bayangan.
- Posisi benda berlawanan dengan bayangannya
Pecahan
- Bilangan pecahan adalah bilangan yang berbentuk

dibaca a per b
a dan b bilangan bulat
a disebut pembilang
b disebut penyebut. Nilai b tidak sama dengan 0
- Untuk pecahan berpenyebut sama, semakin besar pembilang semakin besar nilainya.
- Penyederhanaan pecahan dilakukan dengan membagi pembilang dan penyebut FPB dari pembilang dan penyebut tersebut.
- Penjumlahan pecahan berpenyebut sama dilakukan dengan menjumlahkan pembilang.
- Pengurangan pecahan berpenyebut sama dilakukan dengan mengurangkan pembilangnya.
- Penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut berbeda disamakah penyebutnya. Penyamaan penyebut dilakukan dengan menggunakan KPK kedua penyebutnya.
Bilangan Bulat
- Bilangan bulat terdiri atas tiga jenis.
- Bilangan bulat positif.
- Bilangan bulat nol.
- Bilangan bulat negatif.
- Mengurutkan bilangan bulat pada garis bilangan bulat.
- Sebelah kanan nol (0) adalah bilangan bulat positif.
- Sebelah kiri nol (0) adalah bilangan bulat negatif.
- Kita lakukan penjumlahan bilangan bulat dengan menggunakan bantuan garis bilangan.
- Penjumlahan dengan bilangan positif menggunakan arah panah ke kanan.
- Penjumlahan dengan bilangan negatif menggunakan arah panah ke kiri.
- Bilangan pertama ditunjukkan oleh arah panah satuan dari nol (0).
- Bilangan penjumlah dimulai dari ujung panah bilangan pertama (bilangan satuan).
- Ujung panah terakhir menunjukkan hasil penjumlahan.
- Bilangan bulat dan lawannya.
Lawan dari 2 adalah –2.
Lawan dari –12 adalah 12.
- Operasi campuran pada bilangan bulat dimulai dari operasi sebelah kiri.
Bangun Datar Jajargenjang dan Segitiga
- Jajargenjang merupakan bangun datar segi empat. Jajargenjang memiliki sisi yang berhadapan sejajar dan sama panjang. Sudut yang berhadapan pada jajargenjang sama besar.
- Keliling dan luas jajargenjang
Keliling jajargenjang = 2 × (jumlah dua sisi)
Luas = alas × tinggi
- Segitiga merupakan bangun datar yang memiliki tiga buah sisi dan tiga buah titik sudut.
- Penamaan segitiga
- Segitiga dapat digolongkan berdasar panjang sisinya, yaitu segitiga samakaki, samasisi dan sembarang.
- Segitiga dapat digolongkan berdasar besar sudutnya, yaitu segitiga lancip, tumpul, dan siku-siku.
- Keliling dan luas segitiga
Keliling segitiga = sisi 1 + sisi 2 + sisi 3 = jumlah ketiga sisi segitiga
Luas = 
Faktor dan Kelipatan
- Kelipatan suatu bilangan merupakan bilangan-bilangan hasil penjumlahan dengan bilangan yang sama secara terus menerus atau hasil perkalian bilangan tersebut dengan bilangan asli.
- Faktor suatu bilangan adalah semua bilangan yang dapat membagi bilangan tersebut.
- Kelipatan persekutuan dari beberapa bilangan adalah kelipatan yang sama dari bilangan-bilangan tersebut.
- Faktor persekutuan dari beberapa bilangan adalah faktor yang sama dari bilangan-bilangan tersebut.
- Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan adalah kelipatan bersama terkecil dari bilangan-bilangan tersebut.
- Faktor persekutuan terbesar (FPB) dari beberapa bilangan merupakan faktor bersama yang terbesar dari bilangan-bilangan tersebut.
Bilangan Cacah
- Sifat-sifat operasi hitung
- Sifat komutatif, yaitu sifat pertukaran tempat.
a + b = b + a
a × b = b × a
- Sifat asosiatif, yaitu sifat pengelompokan.
(a + b) + c = a + (b + c)
(a × b) × c = a × (b × c)
- Sifat distributif, yaitu sifat penyebaran.
a × (b + c) = (a × b) + (a × c)
a × (b – c) = (a × b) – (a × c)
- Identitas pada penjumlahan, yaitu 0.
a + 0 = 0 + a = a
- Identitas pada perkalian, yaitu 1.
a × 1 = 1 × a = a
- Dalam mengurutkan bilangan harus diperhatikan nilai tempat terbesar dari bilangan-bilangan tersebut.
- Aturan untuk menyelesaikan operasi hitung campuran adalah sebagai berikut.
- Dalam memecahkan masalah yang melibatkan uang kita harus mengetahui nilai mata uang.