Sabtu, 23 Desember 2017

Perubahan Sifat Benda

A.Perubahan sifat benda karena dipanaskan
71
Air yang dididihkan akan berubah menjadi uap air. Uap air termasuk benda gas. Bentuknya tidak dapat kita lihat. Namun, kita dapat melihat bentuk uap air yang didinginkan. Jika uap air didinginkan, akan kembali menjadi air. Margarin dan cokelat termasuk benda padat. Margarin dan cokelat akan meleleh jika dipanaskan. Pemanasan dapat mengubah bentuk dan sifat suatu benda. Pemanasan membuat benda cair berubah menjadi gas. Selain itu benda padat dapat berubah menjadi benda cair.
B.Perubahan sifat benda karena diletakkan ditempat terbuka
sew
Contoh perubahan sifat benda saat diletakkan di udara terbuka adalah kapur barus. Agar tidak berbau apek, diletakkan kapur barus. Lama-kelamaan ukuran kapur barus akan menyusut kecil. Bahkan, kapur barus dapat menjadi hilang. Ke manakah kapur barus yang hilang tersebut? Kapur barus yang diletakkan di ruangan terbuka akan berubah wujud. Kapur barus berubah bentuk menjadi benda gas. Bentuk gas dari kapur barus ini tidak dapat kita lihat. Akan tetapi, kita dapat merasakannya, yaitu pakaian menjadi harum. Pakaian dalam lemari menjadi harum karena bau dari kapur barus. Air yang didinginkan, akan berubah menjadi es batu. Air berubah menjadi es batu jika didinginkan sampai suhunya 0OC. Air yang mula-mula benda cair, akan berubah menjadi es. Es batu termasuk benda padat.
C.Perubahan sifat benda karena dibakar
72
Semua benda akan berubah warna menjadi hitam jika dibakar. Selain warna, benda yang dibakar juga mengalami perubahan sifat. Misalnya, bentuk, ukuran, dan bau. Bau yang ditimbulkan berasal dari asap yang mengepul. Bahan bakar seperti bensin dan batu bara juga berubah wujud. Kedua benda tersebut berubah wujud dari cair dan padat menjadi gas. Gas yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar adalah asap. Perubahan sifat benda ada yang tetap dan sementara. Kertas yang terbakar merupakan perubahan tetap. Bentuk kertas yang terbakar tidak dapat kembali seperti semula. Sebaliknya, air yang membeku menjadi es merupakan perubahan sementara. Es batu dapat kembali berubah wujud menjadi air. Makanan yang dimasak mengalami perubahan rasa. Selain itu, mengalami perubahan ukuran, bentuk, dan warna. Misalnya, telur setelah dimasak akan berubah warna. Telur menjadi berwarna kuning putih dan mengeras. Padahal semula telur mentah berwarna kuning bening dan encer.

Sifat-Sifat Benda

sifat – sifat benda


Benda terdiri dari tiga wujud, yaitu benda padat, cair, dan gas. Masing – masing wujud benda memiliki sifat – sifat tertentu. Sifat – sifat tersebut dapat dilihat, diantaranya dari bentuk dan isinya.
1.       Sifat – sifat benda padat
a.       Bentuk benda padat selalu tetap. Artinya, jika benda itu dipindahkan ke mana pun, bentuknya tidak akan berubah
b.      Besar benda padat selalu tetap. Artinya, jika benda itu dipindahkan ke mana pun, besarnya selalu tetap
Contoh benda padat : meja, batu, kursi, buku, gelas, tas, sepatu, lemasri, rak buku, dll
2.       Sifat – sifat benda cair
a.       Bentuknya selalu berubah menyesuaikan bentuk wadahnya. Artinya, jika air dimasukkan ke dalam botol, maka bentuknya akan seperti botol.  Jika air dimasukkan ke dalam gelas, maka bentuknya akan seperti gelas.
b.      Volumenya selalu tetap. Misalnya, air di dalam gelas yang memiliki volume 50 ml dimasukkan ke dalam botol, maka volume air di dalam botol masih tetap 50 ml
Contoh benda cair : alkohol, air, kecap, sirup, minyak, dll
3.       Sifat – sifat beda gas
a.       Bentuknya selalu berubah sesuia dengan bentuk wadahnya. Artinya, bila udara berada di dalam botol, maka bentuk udara tersebut akan seperti botol.
b.      Volume bendanya selalu berubah dan memenuhi ruangan yang ditempatinya. Artinya, jika udara berada di dalam botol, maka volume udara tersebut akan sama dengan volume botol
Contoh benda gas : gas helium pada balon, udara, angin, oksigen, dll
Beberapa benda cair 
           1.       Air
Air mempunyai ciri – ciri : cair, tidak kental, tidak berbau, tidak berwarna (jernih), dan tidak berasa.
Air bermanfaat untuk : keperluan minum, memasak, mencuci, mandi, dll 
2.       Minyak
Minyak berdasarkan asalnya dibagi menjadi 3 jenis, yaitu : minyak bumi, minyak nabati dan minyak hewani. Minyak bumi berasal dari bumi, minyak nabati berasal dari tumbuhan, dan minyak hewani berasal dari hewan.
Minyak dan air tidak akan bisa menyatu.
   3.       Sirup
Sirup memiliki ciri ciri : kental, berasa, berwarna, dan dapat dilarutkan dalam air.

Beberapa benda padat
  1.       Batu
Ada berbagai macam bentuk batu, yaitu : bulat dan pipih
Warna : hitam, merah, abu – abu, putih, dll
Bentuk permukaan : halus, kasar, dan ada yang berpori – pori.
 2.       Kayu
Kayu berasal dari pohon. Kayu memiliki ciri ciri : kuat, tahan lama, tidak mudah patah, tapi mudah terbakar. Kayu biasanya digunakan untuk membuat meja, kursi, lemari, dll.
3.       Besi
Besi terbuat dari bijih besi. Besi memiliki ciri ciri : kuat, tahan lama, tidak mudah terbakar dan berat.
Besi dimanfaatkan untuk membuat : motor, mobil, kereta api, bahan bangunan dll. 
4. Tanah liat
Tanah liat memiliki ciri ciri : mudah dibentuk, umumnya berwarna coklat kemerahan, basah, lengket, dan mengering jika dibakar.

Lingkungan Sehat Dan Tidak Sehat

Pengertian Lingkungan Sehat dan Lingkungan yang Tidak Sehat

Sederhananya, lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang udara, air, dan tanahnya bersih dan terbebas dari pencemaran dan polusi.

Lingkungan yang tidak sehat adalah lingkungan yang banyak terdapat polusi atau pencemaran, baik udaranya, airnya, dan tanahnya.

Ciri-ciri Lingkungan yang Sehat

1. Udaranya bersih, segar, sejuk, bebas dari asap polusi yang berasal kendaraan bermotor, pembakaran sampah, dan sebagainya.

2. Airnya tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Air sungai maupun air sumurnya jernih, sejuk, dan segar.

3. Tanahnya subur. Tanaman dan pepohonan tumbuh dengan subur.

4. Jalanan bersih dari sampah dan kotoran. Tidak ada air kubangan yang menggenang.

5. Hewan-hewan peliharaan tumbuh dengan sehat dan bebas dari penyakit.

Ciri-Ciri lingkungan yang tidak sehat

1. Udara kotor, berdebu, dan banyak asap. Kita bisa sesak napas apabila menghirupnya.

2. Air sungai tercemar oleh sampah dan limbah.

3. Airnya berwarna (keruh), tidak jernih, berbau menyengat, dan berasa.

4. Tanah gersang dan tandus.

5. Jalanan banyak sampah berserakan. Banyak air yang menggenang di jalanan.

6. Hewan-hewan peliharaan banyak yang berpenyakit dan dibiarkan berkeliaran di sekeliling kita.

Upaya Mengurangi Sampah dengan 4R

Kita memang tidak bisa menghindari adanya sampah di sekitar kita. Tapi kita bisa mengurangi sampah yang ada di sekitar kita. Salah satunya adalah dengan 4R.

Apa itu 4R?

4R adalah singkatan dari reusereducerecycle, dan repair.

Reuse adalah menggunakan kembali. Contoh dari tindakan reuse adalah memakai barang yang masih layak dan bisa digunakan. Misalnya, kita menyumbangkan pakaian bekas yang masih sangat layak pakai. 

Reduce adalah mengurangi penggunaan barang-barang yang bisa menimbulkan polusi. Misalnya bila kita berbelanja ke supermarket, kita bawa kantong kain (kantong belanja sendiri) sehingga kita tidak perlu meminta kantong plastik kepada penjaga toko. Kita tahu, plastik merupakan salah satu barang yang tidak bisa terurai (butuh waktu lama ratusan tahun untuk bisa terurai).

Recycle adalah mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak digunakan menjadi barang baru yang bermanfaat. Contoh dari recycle adalah adalah memanfaatkan botol air mineral untuk pot tanaman atau menjadikannya sebagai prakarya atau kerajinan bernilai seni lainnya.

Repair adalah memperbaiki barang-barang yang sudah rusak agar bisa digunakan kembali. Contoh memperbaiki sepeda, HP, televisi yang sudah rusak agar bisa digunakan kembali.

Cara menanggulangi pencemaran (polusi) lingkungan

Pencemaran lingkungan di antaranya adalah pencemaran lingkungan air, tanah, udara, dan pencemaran suara.

Adapun cara menanggulanginya diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Menanam banyak pepohonan agar udara menjadi lebih sejuk dan segar

2. Tidak membakar sampah sembarangan

3. Tidak merokok di tempat umum, apalagi di dekat anak-anak atau bayi

4. Mengurangi menggunakan kendaraan bermotor saat bepergian jarak dekat, misal ke warung sebelah rumah jalan kaki saja.

5. Membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah sembarangan di sungai atau selokan yang bisa mengakibatkan banjir dan pencemaran air sungai.

6. Jangan membuang limbah rumah tangga ke sungai

7. Mengurangi penggunaan pupuk kimia yang berlebihan ke tanah. Juga tidak membuan benda-benda yang mengandung zat kimia berbahaya di tanah.

Perubahan Pada Makhluk Hidup

A. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia


Dari gambar tersebut, kamu dapat melihat bahwa manusia mengalami perubahan selama hidupnya. Perubahan pada manusia meliputi perubahan tinggi badan, berat badan, serta bentuk badan. Ketika kamu masih bayi, selama sembilan bulan ibumu selalu memeriksakan kesehatanmu dan memberimu imunisasi agar pertumbuhan dan kesehatanmu tetap terjaga.

Tubuhmu pun tidak hanya bertambah uku-rannya, tetapi semakin lama kepintaranmu pun semakin bertambah. Ketika bayi, kamu tidak dapat berbicara. Setelah besar, kamu dapat berbicara. Ketika sudah besar, kamu akan berubah menjadi sosok yang dewasa. Cara berbicaramu tidak seperti anak-anak, melainkan sudah seperti orang dewasa. Perubahan manusia dari bayi menjadi orang yang dewasa disebut per kembangan.

Pertumbuhan manusia di  tanda i dengan pertam bahan tinggi dan berat badan. Dengan demikian, jika usiamu ber tambah, ukuran tubuhmu pun akan bertambah. Selain ukuran tubuh, ke pintaranmu akan bertambah pula. 
Namun, pertumbuhan manusia akan berhenti pada usia tertentu.


B. Faktor Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Pertumbuhan dan perkembangan manusia di-pengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya, makanan bergizi, kesehatan, istirahat, olahraga dan hiburan. 
1. Makanan Bergizi

Salah satu penyebab kamu dapat bertambah tinggi dan berat ialah makanan yang bergizi. Makanan bergizi sangat berguna bagi per-tumbuhan dan perkembangan tubuh. Makanan berguna untuk membentuk bagian-bagian tubuh dan mengganti bagian tubuh kita yang rusak. Selain itu, makanan berguna untuk memberikan tenaga, dan mengatur semua proses di dalam tubuh. Makanan bergizi dapat berasal dari hewan ataupun tumbuhan. Makanan bergizi mengan-dung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Akan lebih sempurna jika ditambah susu. 
makanan 4 sehat 5 sempurna


a. Karbohidrat
Karbohidrat berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh. Makanan yang mengandung karbohidrat, di antaranya, jagung, kentang, roti, dan gandum.

b. Protein
Makanan yang mengandung banyak protein berfungsi sebagai zat pembangun tubuh. Bagian tubuh yang rusak akan segera diganti dengan bantuan protein yang diperoleh dari makanan. Makanan yang mengandung protein, di antaranya, ikan, telur, daging, susu, tahu, dan tempe.

c. Lemak
Makanan yang mengandung lemak berfungsi sebagai sumber energi dan cadangan makanan. Makanan yang mengandung lemak, di antaranya, daging, telur, keju, mentega, minyak, dan susu.

d. Vitamin dan Mineral
Vitamin adalah zat yang sangat penting bagi pertumbuhan. Vitamin terdiri atas vitamin A, B, C, D, E, dan K. Vitamin banyak terdapat di dalam sayuran dan buah-buahan. 

Mineral adalah zat organik yang diperlukan tubuh dalam jumlah tertentu. Mineral merupakan zat pengatur tubuh. Makanan yang mengandung mineral terdapat dalam sayuran dan buah-buahan.

e. Air

Air juga diperlukan oleh tubuh. Tanpa air, tubuhmu akan kekeringan. Di dalam air terdapat mineral-mineral yang sangat berguna bagi tubuh kita. Berdasarkan sumbernya, makanan berasal dari tumbuhan dan hewan. Tumbuhan dan hewan dapat diolah menjadi berbagai macam makanan yang lezat dan bergizi.
1) Bahan makanan yang berasal dari tumbuhan
Makanan yang berasal dari tumbuhan dapat berupa makanan pokok, sayuran, dan buah-buahan. Makanan pokok terdiri atas beras, jagung, dan gandum. Makanan yang berasal dari sa-yuran, yaitu kentang, jagung, dan kangkung. Makanan yang berasal dari buah-buahan, yaitu jeruk, apel, pepaya, semangka, dan sebagainya.

2) Bahan makanan yang berasal dari hewan
Makanan yang berasal dari hewan dapat diman-faatkan sebagai lauk pauk dan juga sebagai minuman. Makanan yang dimanfaatkan sebagai lauk pauk, di antaranya, ikan, daging sapi, daging ayam, dan telur. Minuman yang berasal dari hewan sapi adalah susu.


2. Kesehatan
Pertumbuhan manusia akan berjalan dengan baik jika tubuhnya sehat. Tubuh sehat berarti tidak terkena penyakit. Adanya penyakit pada tubuh akan menghambat pertumbuhan tubuh.

3. Istirahat
Sehari-hari tubuhmu melakukan aktivitas. Setelah lelah melakukan berbagai kegiatan, tubuhmu membutuhkan istirahat. Istirahat yang paling baik adalah tidur. Ketika tidur, seluruh tubuhmu melakukan istirahat sehingga ketika bangun, tubuhmu akan kembali segar. Lama tidur yang baik adalah 8 jam sehari.

4. Olahraga
Melakukan olahraga secara teratur sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembanganmu. Manfaat berolahraga, antara lain,
a. Peredaran darah lancar;
b. Jantung berdenyut secara teratur;

c. Otot-otot tubuh akan lentur;
d. Tulang menjadi kuat.


5. Hiburan
Hiburan penting juga bagi pertumbuhan manusia. Dengan mendapat hiburan, tubuhmu akan santai, tidak stres, dan peredaran darah pun menjadi lancar. Akibatnya, kerja tubuh, akan lebih  optimal. Untuk mendapat hiburan, kamu dapat berkunjung ke tempat-tempat wisata pada waktu tertentu.


C. Pertumbuhan pada Tumbuhan

Sama halnya dengan manusia, tumbuhan pun mengalami pertumbuhan. Kamu telah mempelajari bahwa tumbuhan dapat berkembang biak. Contoh cara berkembang biak tumbuhan ialah dengan biji.

Coba kamu amati kacang merah. Kacang merah, jika dibiarkan beberapa hari, akan tumbuh tunas dan akar calon individu baru.



Setelah tumbuh tunas dan akar, kacang merah tersebut akan menjadi kecambah. Mengapa demikian? Hal tersebut terjadi karena di dalam biji terdapat embrio atau calon anak yang akan berkembang menjadi individu baru. Selain embrio, di dalam biji juga terdapat cadangan makanan. Makanan cadangan ini cukup untuk makanannya sendiri selama embrio belum dapat membuat makanan sendiri. Lama-kelamaan cadangan makanan ini akan habis. Seperti manusia, tumbuhan juga memerlukan zat-zat yang penting bagi pertumbuhannya, yaitu makanan, air, dan cahaya matahari. Makanan dan air diserap dari dalam tanah, sedangkan cahaya matahari didapat dari lingkungan.


D. Pertumbuhan pada Hewan













Ayam berawal dari telur, kemudian menetas menjadi anak ayam, dan lama-kelamaan menjadi ayam dewasa. Hal itu menunjukkan bahwa anak ayam mengalami perubahan. Anak ayam yang baru keluar dari telur, tubuhnya kecil dan ringan. Lalu, anak ayam tersebut tumbuh. Tubuhnya bertambah berat dan bertambah tinggi. Selain perubahan ukuran tubuhnya, anak ayam pun mengalami perubahan pada warna bulunya. Sama halnya dengan manusia dan tumbuh-an, hewan pun memerlukan makanan dan harus dirawat dengan baik, agar pertumbuhan hewan dapat berlangsung dengan baik.

Ciri Ciri dan Kebutuhan Makhluk Hidup

A. Ciri-ciri Makhluk Hidup
1. Makhluk Hidup Bergerak
Cara makhluk hidup bergerak berbeda-beda. Manusia bergerak dengan berjalan. Aadapun hewan ada yang berjalan, melompat, merayap, terbang, dan berenang. Selain manusia dan hewan, tumbuhan pun bergerak, tetapu tidak berpindah tempat. Contoh gerak tumbuhan adalah mekar kuncupnya bunga.

2. Makhluk Hidup Memerlukan Makanan dan Air
Manusia, hewan, dan tumbuhan memerlukan makanan. Makanan berguna sebagai sumber energi. Energi digunakan untuk melakukan berbagai kegiatan. Makhluk hidup memiliki jenis makanan yang berbeda-beda. Misalnya, kucing suka memakan ikan. Jika kucing diberi sayuran, kucing tidak mau makan. Sapi suka makan rumput. Jika diberi daging, sapi tidak mau makan. Manusia suka memakan nasi. Jika diberi rumput, manusia tidak mau makan.
Setiap makhluk hidup memiliki cara yang berbeda untuk memenuhi makanannya sehari-hari. Makhluk hidup ada yang suka memakan tumbuhan dan ada yang suka memakan daging. Hewan pemakan tumbuhan disebut herbivora contohnya adalah sapi, kelinci, dan kuda.
Gb. Sapi termasuk hewan herbivora 
Hewan pemakan daging di sebut hewan karnivora. Contohnya harimau.
Gb. Harimau termasuk hewan karnivora
Dari gambar tersebut terlihat bahwa harimau sedang makan daging. Sehingga harimau dapat di sebut hewan karnivora. 
Selain itu, ada juga hewan pemakan tumbuhan dan daging yang disebut hewan omnivora. Contoh hewan omnivor adalah beruang dan ayam. 

Gb. Beruang termasuk hewan omnivora
Selain membutuhkan makanan, makhluk hidup juga membutuhkan minum. Tanpa makan dan minum, makhluk hidup akan mati. Bagaimana dengan tumbuhan? Tumbuhan juga memerlukan makanan. Zat makanan yang diperlukan tumbuhan terdapat di dalam tanah. Zat makanan diserap melalui akar. Selain itu, tumbuhan mampu menghasilkan makanannya sendiri melalui proses fotosintesis.
Gb. Proses Fotosintesis
Fotosintesis terjadi di dalam daun yang mengandung klorofil (zat hijau daun). Daun yang mengandung klorofil ini dapat mengubah karbondioksida (CO2) dan air menjadi zat tepung (zat pati) dan oksigen (O2). Proses fotosintesis itu dapat terjadi dengan bantuan cahaya matahari. Karena itu, tumbuhan harus selalu disiram dengan air dan ditempatkan di tempat yang terkena sinar matahari.

3. Makhluk Hidup selalu Bernapas
Bernapas adalah meng-hirup udara dan mengembuskannya kembali ke lingkungan. Setiap saat kita bernapas menggunakan paru-paru. Kita menghirup udara berupa oksigen (O2) yang masuk melalui hidung, diteruskan ke paru-paru. Kemudian, dikeluarkan kembali dalam bentuk karbon dioksida (CO2).
Alat pernapasan setiap makhluk hidup berbeda-beda. Hewan, seperti kuda, sapi, kerbau, kucing, dan gajah, bernapas dengan paru-paru. Hewan yang hidup di air, seperti ikan, bernapas dengan insang. Tumbuhan juga membutuhkan udara. Udara masuk ke dalam tumbuhan melalui bagian-bagian tertentu yang ada pada daun, batang, atau akar.

4. Makhluk Hidup Mengalami Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran tubuh menjadi besar, baik berat maupun tingginya. Tumbuhan juga mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan tumbuhan dimulai dari biji, tumbuh menjadi kecambah hingga tumbuh, kemudian tumbuhan dewasa seperti pada gambar di bawah.
Gb. Pertumbuhan Kecambah
5. Makhluk Hidup Berkembang Biak
Ciri makhluk hidup lainnya adalah berkembang biak. Artinya, makhluk hidup dapat menghasilkan keturunan. Tujuan makhluk hidup berkembangbiak adalah memperbanyak keturunan agar jenisnya tidak habis atau punah. Manusia berkembang biak dengan cara melahirkan anak. Kucing juga berkembang biak dengan cara melahirkan anak. Setelah melahirkan, kucing menyusui anaknya. Ayam berkembang biak dengan cara bertelur. Induk ayam yang sedang bertelur akan mengerami telurnya selama 21 hari. Telur yang dierami akan menetas menjadi anak ayam. 

Gb. Kucing melahirkan anak
 
Gb. Telur menetas
Tumbuhan pun dapat berkembang biak. Padi, jagung, mangga, semangka, dan durian berkembang biak dengan biji. Biji ditanam, setelah beberapa hari akan tumbuh tunas akar, batang, dan daun. Setelah beberapa lama, biji akan tumbuh menjadi individu baru. Tumbuhan juga dapat berkembang biak menggunakan bagian tubuh induknya, seperti bagian akar, batang, atau daun. Contohnya pohon pisang yang berkembang biak dengan tunas. Singkong yang berkembang biak dengan batangnya dan wortel yang berkembang biak dengan akarnya.

B. Kebutuhan Makhluk Hidup
1. Makanan Makhluk hidup memerlukan makanan sebagai sumber energi bagi makhluk hidup. Tanpa makanan, makhluk hidup akan mati. Melalui makanan, makhluk hidup menghasilkan energi panas sehingga tubuhnya menjadi hangat. 
Gb. makan merupakan energi bagi tubuh
2. Air
Makhluk hidup juga mem-butuhkan air. Air berfungsi agar tubuh tidak me-ngalami kekeringan (dehidrasi). Jika kamu haus, kamu akan mengambil minum, bukan? Begitu juga dengan hewan dan tumbuhan yang sama-sama membutuhkan air.

3. Udara
Makhluk hidup membutuhkan udara untuk bernapas. Tanpa udara, makhluk hidup akan mati. Udara yang dibutuhkan makhluk hidup adalah udara yang bersih.
 
Gb. Makhluk hidup memerlukan udara
4. Cahaya Matahari
Makhluk hidup membutuhkan cahaya matahari. Cahaya matahari dibutuhkan hewan dan manusia untuk menghangatkan tubuhnya, menerangi lingkungan, dan untuk mengeringkan berbagai benda. Tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk melakukan proses fotosintesis.

5. Tempat Tinggal
Makhluk hidup membutuhkan tempat tinggal. Manusia membutuhkan rumah sebagai tempat perlindungannya. Hewan dan tumbuhan pun membutuhkan tempat untuk berlindung. Tempat tinggal hewan biasa disebut kandang atau sarang. Tumbuhan menggunakan tanah dan air sebagai tempat tinggalnya.
Gb. Sarang burung